Antisipasi Bahaya Kebakaran, Polres Touna Sosialisasi Keselamatan di PT Cargill Ampana

Redaksi
6 Nov 2026 06:21
News Touna 0 1
2 menit membaca

Update Sulteng, TOUNA — Guna mencegah terjadinya bahaya kebakaran di area pergudangan dan kawasan industri, Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Tojo Una-Una (Touna) menyambangi PT Cargill Ampana di Kelurahan Bailo, Kecamatan Ampana Kota, Jumat (6/11/2026) pagi.

Kegiatan sambang dialogis yang dimulai pukul 08.30 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Touna, AKP Agus Habibie, didampingi Ps. Kanit Bhabinkamtibmas Aiptu Ade Saiful, Ps. Kanit Binpolmas Aipda Zulkifli Musja, serta Bamin Sat Binmas Briptu Kiki Febriyanto.

Kasat Binmas Polres Touna, AKP Agus Habibie, menyampaikan bahwa sosialisasi dan pengecekan ini penting mengingat area fasilitas penampungan hasil bumi seperti kopra sangat rentan terhadap potensi kebakaran.

“Kegiatan sambang ini mendapat sambutan yang sangat baik dari pihak PT Cargill Ampana. Pihak manajemen menyatakan siap mengikuti serta melaksanakan seluruh imbauan keselamatan yang diberikan oleh pihak kepolisian,” ujar AKP Agus Habibie.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Agus Habibie memberikan penekanan khusus kepada penanggung jawab gudang penampungan kopra untuk memperketat pengawasan di seluruh area operasional perusahaan demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Tak hanya manajemen gudang, personel Sat Binmas juga menyasar para pengemudi armada angkutan hasil bumi yang berada di lokasi.

“Kami mengimbau kepada para sopir truk yang akan menurunkan muatan kopra agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Percikan api sekecil apa pun dari puntung rokok bisa menjadi pemicu kebakaran besar di area penampungan kopra,” tegasnya.

Selain masalah Puntung rokok, AKP Agus Habibie mengingatkan manajemen perusahaan untuk memperhatikan tata kelola barang dan kebersihan area sekitar dari material pemicu api.

“Pihak perusahaan kami minta untuk menjauhkan barang-barang atau bahan yang mudah terbakar, salah satunya tumpukan karung bekas pengisian kopra dari area yang berisiko tinggi,” tambahnya.

Sebagai langkah kesiapsiagaan darurat, pihak kepolisian juga mendorong ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta penyediaan wadah penampungan air atau pasir secukupnya di titik-titik rawan sebagai penanganan pertama jika terjadi musibah.

“Apabila terdapat informasi terkait gangguan Kamtibmas maupun potensi insiden kebakaran, kami minta agar segera melapor ke pihak kepolisian terdekat, Bhabinkamtibmas, atau menghubungi Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkas AKP Agus Habibie.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *