Arahan Apel Pagi Kalapas Ampana: Wujudkan Pembinaan Optimal, Keamanan Ketat, dan Kebersihan Lapas

Redaksi
13 Sep 2025 14:43
Touna 0 0 View
2 menit membaca

TOUNA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana menggelar apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Luther Toding Patandung, Sabtu (13/9/2025). Apel ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural, staf, serta CPNS di lingkungan Lapas Ampana.

Mengawali arahannya, Kalapas mengajak seluruh jajaran untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa, sehingga dapat melaksanakan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara dengan penuh tanggung jawab.

“Kepada jajaran Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) terkait optimalisasi pelayanan hak integrasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP),” ujar Kalapas Luther Toding Patandung.

Kalapas meminta, pemberian hak integrasi seperti Cuti Bersyarat (CB), Pembebasan Bersyarat (PB), dan Cuti Menjelang Bebas (CMB) merupakan hak setiap warga binaan yang harus diproses sesuai ketentuan berlaku, tanpa ada keterlambatan.

“Jangan sampai pengurusan hak integrasi terhambat karena kelalaian atau keterlambatan di internal. Jika terdapat kendala teknis maupun administratif, segera lakukan koordinasi dengan pimpinan agar dapat ditemukan solusi cepat dan tepat,” tegas Kalapas.

Kalapas menekankan kembali kepada jajaran Pengamanan, KPLP, serta Kasi Adm. Kamtib mengenai pentingnya pelaksanaan penggeledahan terhadap pengunjung (besukan) dan barang yang masuk. 

“Penggeledahan wajib dilakukan sesuai SOP, teliti, konsisten, dan penuh tanggung jawab, guna mencegah masuknya barang-barang terlarang, namun utamakan sikap tegas namun tetap humanis, sehingga pelaksanaan pengamanan berjalan baik tanpa menimbulkan komplain dari pihak luar,” tekannya.

Kalapas juga menyampaikan arahan kepada seluruh pegawai agar turut peduli terhadap kebersihan lingkungan kerja dan blok hunian. WBP diarahkan untuk rutin menjaga kebersihan area luar blok, kamar hunian, dan fasilitas bersama.

“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Pegawai harus memberi contoh, sementara WBP diarahkan agar disiplin menjaga kerapian dan kebersihan, sehingga lingkungan Lapas terlihat bersih, indah, dan rapi,” pesan Kalapas.

“Kebersihan adalah bagian dari pembinaan mental dan pembiasaan pola hidup sehat, yang kelak dapat diterapkan kembali oleh warga binaan saat kembali ke masyarakat,” lanjutnya.

Di akhir arahannya, Kalapas menekankan kepada seluruh jajaran agar senantiasa konsisten memberikan pelayanan prima kepada WBP, termasuk dalam pengurusan hak integrasi, menjaga keamanan dan ketertiban, serta membangun budaya kerja yang peduli terhadap kebersihan.

“Saya berharap komitmen bersama ini dapat menjadikan Lapas Ampana semakin produktif, tertib, dan kondusif dalam menjalankan fungsi pembinaan,” pungkas Kalapas. (yya/**)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *