Ikuti Arahan Dirjenpas, Lapas Ampana Siap Dukung Program Nasional

Redaksi
4 Sep 2025 14:16
2 menit membaca

TOUNA – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana, Luther Toding Patandung, bersama pejabat struktural dan staf mengikuti kegiatan pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Brigjen Pol. Drs. Mashudi, melalui Zoom Meeting yang digelar di Aula Lapas Ampana, Kamis (04/9/2025).

Dalam arahannya, Dirjenpas menyampaikan sejumlah program strategis, di antaranya persiapan kegiatan penanaman 360 ribu bibit pohon kelapa secara serentak di seluruh Indonesia. 

“Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo serta program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Selain itu, Dirjenpas juga menyinggung agenda Launching Balai Latihan Kerja (BLK) di Nusakambangan serta rencana kunjungan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan ke Nusakambangan pada 8–9 September 2025 untuk meresmikan program ketahanan pangan dan penanaman pohon kelapa.

Lebih lanjut, Dirjenpas menekankan pentingnya pengembangan UMKM karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). 

“Produk yang belum memiliki merek dagang maupun sertifikat halal akan difasilitasi percepatan penerbitannya oleh Ditjenpas. Dengan demikian, produk unggulan dari masing-masing UPT dapat segera bersaing di pasar dan memperoleh kepercayaan masyarakat,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjenpas juga menegaskan agar tidak ada lahan tidur di sekitar lapas. Lahan yang tersedia harus dimanfaatkan untuk kegiatan produktif, seperti pertanian, perikanan, maupun peternakan, guna mendukung program pembinaan kemandirian WBP.

Terkait keamanan dan ketertiban, Dirjenpas memerintahkan agar pengawasan penggunaan telepon genggam di lapas/rutan diperketat, mengingat potensi penyalahgunaan dapat mengganggu stabilitas keamanan. 

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kehormatan institusi Pemasyarakatan melalui profesionalitas, integritas, dan disiplin kerja.

“Menjelang libur panjang, saya mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan, serta selalu berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) jika terjadi potensi gangguan,” tandasnya.

Dirjenpas menutup arahannya dengan pesan agar seluruh petugas senantiasa menjaga kesehatan, memperkuat kekompakan, dan mempererat sinergi dengan APH guna mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.

Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Ampana, Luther Toding Patandung, menegaskan komitmen jajarannya untuk menindaklanjuti dan mendukung penuh arahan Dirjenpas.

“Seluruh jajaran Lapas Ampana siap meningkatkan kinerja, memperkuat pengamanan, mengoptimalkan pembinaan, serta menjalin kerja sama dengan instansi terkait demi tercapainya tujuan Pemasyarakatan,” ujar Kalapas. (yya/**)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *