Masuk 50 Besar ADWI, Direktur Tata Kelola Destinasi Pariwisata Kemenparekraf RI Visitasi Desa Wisata Labuan Belanda

Redaksi
5 Okt 2024 17:29
4 menit membaca

TOUNA – Desa Wisata Labuan Belanda, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2024.

ADWI merupakan program Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf) yang dilakukan untuk melihat potensi yang di miliki desa wisata, mendorong ekonomi kreatif dan tumbuhnya pariwisata berbasis potensi lokal. Sebab di setiap desa wisata terdapat potensi yang bisa dijual untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Atas kesuksesan Desa Wisata Labuan Belanda masuk 50 besar ADWI, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) yang diwakili Direktur Tata Kelola Destinasi, Florida Pardosi bersama rombongan melakukan kunjungan visitasi ke desa tersebut, Sabtu (5/10/24).

Kunjungan Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf ini disambut oleh Bupati Tojo Una-Una yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Alfian Matajeng.

Kepada awak media saat Konferensi Pers, Direktur Tata Kelola Destinasi Pariwisata Kemenparekraf Florida Pardosi mengatakan, Pemerintah Indonesia telah menetapkan pariwisata sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, perjalanan wisatawan nusantara, peningkatan penerimaan devisa dari sektor pariwisata, penyerapan tenaga kerja pariwisata dan kenaikan indeks daya saing pariwisata Indonesia di ranah global.

“Sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, tujuan pariwisata yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan rakyat, menghapus kemiskinan, mengatasi pengangguran, melestarikan alam, lingkungan dan sumber daya, serta memajukan kebudayaan,” ujarnya.

Florida menjelaskan, ADWI telah dilaksanakan selama 3 tahun, pada tahun 2021 telah diikuti oleh 1.831 desa wisata Peningkatan yang signifikan terjadi, pada tahun 2022 dengan total peserta 3.419 desa wisata. Pada tahun 2023 telah mencapai angka yang mengesankan yaitu 4.573 desa wisata, hingga saat ini sudah ada 175 desa wisata terbaik yang telah mendapatkan penghargaan. 

“Tahun 2024 ini, ADWI kembali diselenggarakan dengan mengangkat tema “Desa Wisata Menuju Pariwisata Hijau Berkelas Dunia” dan hal ini bukan hanya sebuah tema, tetapi sebuah visi untuk masa depan pariwisata di Indonesia,” jelasnya,

“Melalui ADWI diharapkan dapat menjadi daya bangkit bagi ekonomi desa dan sebagai wahana promosi untuk menunjukkan potensi desa-desa wisata di Indonesia kepada wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara, serta mewujudkan visi “Indonesia sebagai tujuan pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan serta mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Touna, Alfian Matajeng mengucapkan selamat datang kepada direktur tata kelola destinasi pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif RI bersama rombongan.

“Ucapan selamat datang juga kami sampaikan kepada Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kadis Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah atau yang mewakili beserta jajarannya. Kehadiran Ibu Direktur dan Kadis Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah di Bumi Sivia Patuju suatu kehormatan bagi kami dan tentunya membawa semangat baru dalam upaya kita bersama mengembangkan pariwisata di Kabupaten Tojo Una-Una,” ucapnya.

“Kami juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya kami sampaikan kepada tim Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif Republik Indonesia yang telah menetapkan desa wisata labuhan Belanda Kabupaten Tojo Una-Una sebagai 50 besar desa wisata terbaik pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2024 dari 6.016 (enam Ribu Enam Belas) desa wisata yang tergabung dalam jejaring desa wisata Indonesia (Jadesta),” ujarnya.

Alfian mengungkapkan, bahwa saat ini dari keseluruhan desa yang ada di Kabupaten Tojo Una-Una terdapat 11 Desa yang telah ditetapkan melalui keputusan Bupati menjadi desa wisata, dari 11 desa wisata tersebut terdapat 4 desa wisata yang masuk Anugerah desa wisata Indonesia 2024 yaitu desa wisata Labuan Belanda masuk 50 besar, desa wisata Tete B dan Desa Pulau Papan masuk 100 besar, Desa wisata Kabalutan masuk kedalam 300 besar Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI).

“Kabupaten Tojo una-una dikenal dengan daerah pariwisata yang memiliki beragam daya tarik dengan destinasi wisata yang cukup lengkap baik itu wisata alam, wisata kuliner, wisata budaya Dani yang paling banyak diminati oleh wisatawan terutama wisatawan mancanegara adalah wisata bahari yang berada di Kepulauan Togean,” ungkapnya.

“Untuk itu, kunjungan ini merupakan momen yang sangat istimewa bagi kami masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una, khususnya Desa Labuan Belanda yang mendapatkan kesempatan untuk dinilai dan dikunjungi dalam rangka Anugerah desa wisata 2024 Desa Labuan Belanda yang merupakan salah satu desa yang memiliki potensi alam, budaya dan keunikan lokal yang terus kami kembangkan sebagai destinasi wisata,” sebutnya. ****

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *