Tinjau Kegiatan Pembinaan Kemandirian, Kalapas Ampana Beri Motivasi kepada Warga Binaan

Redaksi
24 Sep 2025 18:25
2 menit membaca

TOUNA – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana, Luther Toding Patandung meninjau langsung kegiatan pembinaan kemandirian yang tengah berjalan di lapas, Rabu (24/9/2025).

Program kemandirian ini meliputi berbagai keterampilan, di antaranya pembuatan moubilier, baja ringan, serta batako/vaping blok.

Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai prosedur, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Kalapas untuk memberikan motivasi serta dorongan semangat kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar bersungguh-sungguh mengikuti setiap tahapan pembinaan.

Dalam peninjauan tersebut, Kalapas didampingi oleh Kasi Binadik/Giatja, I Wayan Sucana, serta instruktur pembuatan batako/vaping blok berbahan campuran FABA (fly ash bottom ash), pasir, dan semen dari PLTU Unit Ampana. 

Kegiatan pembinaan ini dilaksanakan di lokasi pelatihan kemandirian, tepat di belakang aula Lapas Ampana, yang menjadi pusat pengembangan keterampilan bagi warga binaan.

Kalapas Ampana mengatakan, pembinaan kemandirian bukan sekadar mengisi waktu selama menjalani masa pidana, melainkan bekal penting untuk masa depan.

“Kegiatan pembinaan ini bukan hanya untuk mengisi waktu, tetapi untuk membekali kalian dengan keterampilan yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kalian mengikuti dengan disiplin, sungguh-sungguh, dan penuh semangat. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena ini adalah modal berharga untuk meraih kehidupan yang lebih baik.

“Harapannya agar melalui program ini, warga binaan mampu meningkatkan kemandirian, rasa percaya diri, serta kesiapan mental untuk kembali beradaptasi di tengah masyarakat. Karena keberhasilan pembinaan sangat ditentukan oleh keseriusan dan kerja sama dari seluruh warga binaan,” tandasnya.

Selain melakukan pemantauan, Kalapas juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan WBP, mendengarkan masukan mereka, serta memberikan motivasi agar tetap fokus dan tidak kehilangan harapan. 

Sikap ini mencerminkan kepedulian dan komitmen Lapas Ampana untuk selalu hadir mendampingi proses pembinaan secara manusiawi dan berkelanjutan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas IIB Ampana dalam mewujudkan tujuan pemasyarakatan, yaitu membentuk narapidana yang siap kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik, produktif, dan berkontribusi positif.

Salah satu WBP yang mengikuti kegiatan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak lapas.

“Kami berterima kasih kepada Kalapas dan jajaran karena telah memberikan kesempatan bagi kami untuk belajar keterampilan. Ini sangat bermanfaat dan memberi harapan baru bagi masa depan kami,” ungkap salah satu WBP dengan penuh haru.

Dengan adanya program pembinaan kemandirian yang terus didorong dan dipantau secara langsung oleh pimpinan, Lapas Ampana berharap seluruh WBP mampu menumbuhkan semangat baru, sehingga saat bebas nanti mereka benar-benar siap menjalani kehidupan yang mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *